fbpx
InformasiNews
[ May 10, 2020 by Arwim Baghastyko 0 Comments ]

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Berdirinya Monumen Nasional (Monas)

Sejarah Berdirinya Monumen Nasional (Monas)

Monumen Nasional atau yang biasa disebut dengan Monas ataupun Tugu Monas adalah sebuah monumen peringatan setinggi kurang lebih 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pembangunan monumen nasional ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Soekarno dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Pada puncak monumen ini dimahkotai seperti lidah api yang dilapisi lembaran emas yang filosopinya melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen nasional (Monas) ini terletak di Jalan Merdeka Jakarta Pusat. Sejarah berdirinya monumen nasional (Monas) dimulai ketika pusat pemerintahan Indonesia kembali ke Jakarta pada tahun 1950. Pada waktu itu, presiden Soekarno merencanakan pembangunan monumen nasional yang setara dengan Menara Eiffel. Kala itu, Soekarno merencanakannya tepat di lapangan Merdeka Jakarta Pusat.

Pada tanggal 17 Agustus 1954, terbentuklah sebuah komite nasional dan dilakukan sayembara perancangan monumen nasional (Monas) yang digelar tepat pada tahun 1955. Lebih dari 50 karya perancangan monumen nasional yang mengikuti sayembara. Dari banyaknya peserta yang mengikuti sayembara, hanya satu karya perancangan monumen nasional (Monas) yang memenuhi kriteria yang ditentukan oleh komite. Karya tersebut dibuat oleh Frederich Silaban. Ia menggambarkan karakter yang kuat terhadap bangsa Indonesia dan bertahan selama berabad-abad

pembangunan monas

Tak hanya sampai disitu, pada tahun 1960 dilakukan sayembara kedua. Walau yang mengikuti kurang lebih 136 peserta sayembara, akan tetapi tidak ada satupun yang masuk sesuai kriteria. Kemudian ketua juri meminta Frederich Silaban untuk memperlihatkan hasil rancangannya kepada presiden Soekarno. Soekarno tidak menyukai hasil rancangan karya Silaban tersebut karena beliau menginginkan monumen nasionalnya berbentuk lingga dan yoni. Akhirnya Silaban merancang monumen seperti keinginan Soekarno, tetapi hasil rancangan tersebut dianggap luar biasa. Bahkan biayanya pun sangat besar sehingga negara tidak mampu menanggung anggaran untuk membuat monumen nasional tersebut. Pada saat itu, keadaan ekonomi bangsa Indonesia sedang buruk, Silaban memberikan saran terkait pembangunan monumen tersebut untuk dibangun ketika perekonomian Indonesia sudah membaik. Akan tetapi, presiden Soekarno memanggil dan meminta arsitek lain untuk melanjutkan rancangan bangunan tersebut. Orang tersebut adalah R.M. Soedarsono. Akhirnya Tugu Peringatan Nasional dibangun di areal seluas 80 hektar. Soedarsoni sendiri memasukkan angka 17,8, dan 44 yang melambangkan 17 Agustus 1945 memulai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pembangunan tersebut dimulai pada tahun 1961 dan dibuka untuk umum pada tahun 1975.

Pada saat ini monumen nasional sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia di bagian dasar monumen ini. Sebagai pengunjung sepatutnya kita harus menjaga monumen ini dengan baik, karena monumen ini sejatinya didirikan untuk mengenang perjuangan para pahlawan Indonesia untuk merebut kemerdekaan pada tahun 1945. Mari kita berdoa untuk para pahlawan bangsa Indonesia yang sudah memperjuangkan harta dan nyawanya untuk kemerdekaan bangsa ini. Semoga para pahlawan senantiasa mendapatkan tempat yang layak di surganya Tuhan Yang Maha Esa.

InformasiMancanegaraNews
[ April 19, 2020 by Arwim Baghastyko 0 Comments ]

Indonesia Termasuk Negara Megadiverse? Inilah Fakta Indonesia Lainnya

Fakta-fakta Negara Indonesia

Sudah berapa lama kita semua ada di bumi tercinta Indonesia ini? Tapi apakah kalian tahu apa saja yang pernah terjadi di Indonesia, bahkan fakta mengenai negara ini? Yuk, Simak rangkuman selengkapnya mengenai fakta Negara Indonesia.

1. Negara Kepulauan Terbesar Di Dunia

Indonesia disebut dengan negara kepulauan terbesar di dunia karena memiliki 17.504 pulau dengan panjang garis pantai 81.000 km. Indonesia juga berbatasan langsung dengan Malaysia, Papua New Guinea dan Timor Leste. Letak geografis yang strategis juga menjadi alasan mengapa indonesia menjadi negara kepulauan terbesar di dunia.

2. Komodo Berasal Dari Indonesia

Komodo atau nama lainnya Biawak Komodo (Varanus Komodoensis) yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Florest, Gili Montong dan Gili Dasami di Nusa Tenggara Timur merupakan satwa asli Indonesia. Keberadaan komodo ditemukan sekitar tahun 1911 oleh seorang belanda yang bernama Letnan Van Steyn van Hensbroek.

3. Penduduk Terbanyak Ke-4 Di Dunia

Populasi di Indonesia sudah padat sejak dahulu. Tentunya ini mempunyai dampak positif dan negatif bagi negara kita. Jika Indonesia telah mempunyai kuantitas maka kita harus bisa menyusul kualitas dari negara lain. Jadikan acuan bagi negara berkembang.

4. Mempunyai Keberagaman Suku Terbanyak

Mengapa bisa keberagaman suku bangsa di Indonesia itu banyak? Karena hal tersebut disebabkan adanya perpindahan penduduk pada ribuan tahun lalu. Migrasi ini terjadi hingga 3 kali lainnya dengan proses pencampuran gen dan perdagangan. Maka dari itu suku di Indonesia menjadi beragam macamnya.

5. Bendera Negara Indonesia Sama Dengan Negara Monako

Kalau dilihat sekilas warna merah putih pada bendera kita itu mirip dengan Negara Monako. Namun, banyak yang belum kita sadari ternyata kedua bentuk bendera ini mempunyai perbedaan dalam segi sejarah ataupun fisiknya. Bendera Indonesia memiliki dimensi rasio 2:3 sedangkan Monako 4:5. Perbedaan yang paling mendalam adalah tentang makna tersirat di dalam setiap lembaran lainnya. Jadi walaupun sama tetapi berbeda ya.

6. Memiliki Cakupan Hutan Bakau Terbesar Di Dunia

Perlu kita ketahui bahwa hutan bakau di Indonesia adalah hutan bakau terluas di dunia. Indonesia memenuhi 25% dari total semua hutan mangrove yang ada di dunia. Namun sayang dari sekian banyak hutan, terdapat pula hutan yang masih terbengkalai di berbagai tempat. Ini perlu kita cermati untuk melakukan perbaikan, perawatan, dan pelestarian hutan mangrove di Indonesia.

7. Memiliki Salah Satu Keajaiban Di Dunia

Bangga tidak sih menjadi salah satu rakyat yang mempunyai salah satu keajaiban dunia? Ya, siapa lagi yang tidak kenal dengan Candi Borobudur. Candi ini telah ditetapkan sebagai UNESCO sebagai keajaiban dunia dan menjadi warisan budaya dunia. Kita patut bangga akan keajaiban tersebut dan sepatutnya kita menjaga agar tetap menjadi world heritage.

8. Satu Satunya Negara yang Keluar Dari PBB

Indonesia keluar dari PBB pada tanggal 7 Januari 1965 dengan alasan Indonesia tidak setuju dengan terpilihnya Malaysia sebagai anggota dewan keamanan PBB, yang pada saat itu Indonesia dan Malasyia sedang berkontroversi karena pembentukan Malasyia sebagai negara boneka bentukan Inggris yang dianggap oleh Bung Tomo sebagai proyek nekolim yang bertujuan untuk mengkokongkan keberadaan imprealisme Inggris di Asia Tenggara.

9. Negara Terbesar se Asia Tenggara

Dengan luas lebih dari 1,9 juta km persegi menjadikan Indonesia menjadi negara terluas se Asia Tenggara

10. Indonesia Salah Satu Dari 17 Negara Megadiverse

indonesia merupakan salah satu negara megadivrse

Istilah Megadiverse yaitu sebuah wilayah yang menjadi tempat tinggal sebagian besar spesies di bumi. Tak heran jika Indonesia dijuluki Megadiversity Country, Karena keanekaragaman hayati yang ada diberbagai daerah Indonesia tentu menjadi salah satu senjata bagi Indonesia untuk bersaing di kaca dunia.

11. Negara Dengan Gunung Berapi Terbanyak

Indonesia masuk dalam peringkat tiga besar dalam negara yang memiliki gunung berapi terbanyak setelah Amerika Serikat dan Rusia. Indonesia memiliki gunung berapi terbanyak di dunia. Mari kita syukuri, mari kita nikmati itu sebagai suatu karunia Tuhan yang Maha Hebat. Kita harus mempelajari gunung api agar kita bisa bersikap bijaksana terhadap gunung api. Mari kita gunakan gunung api sebagai suatu media untuk mawas dini.

× Hubungi Kami