Tips dan trik
[ November 30, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

4 Penyebab Kerusakan Motherboard dan Cara Mengatasinya

Motherboard adalah tempat di mana dengan berbagai komputer yang sudah terhubung dan juga saling berbicara satu sama lain. Jadi dari motherboard yang akan bermasalah, ini juga dapat masalahnya juga yang akan lebih besar dari pada hanya dengan mengganti satu bagian saja. Ibarat juga dengan sebuah kota yang dilanda bencana banjir tentunya juga akan bisa memakan banyak korban dan aktivitas kota menjadi mati.

Namun biasanya motherboard juga sudah cukup kokoh untuk bisa terjadinya kerusakan hanya dengan sekedar pemakaian sehari-hari. Tapi ada juga dengan yang beberapa hal yang bisa dengan kamu memastikan dari kerusakan dengan sehingga melindungi setiap komponen yang lainnya.

4 Penyebab Kerusakan Motherboard

 

Cara Memeriksa Kerusakan Motherboard

Ini jelas juga terjadi saat computer yang kamu mengalami dengan kesalahan dari perangkat keras, seperti juga tidak bisa melakukan booting. Pada dengan dasarnya yang banyak juga hal yang bisa di menyebabkan Dengan motherboard di komputer dan juga dengan laptop yang akan bisa mengalami kerusakan dari Motherboard.

Berikut ini ada beberapa hal yang dapat bisa menyebabkan dengan motherboard akan mengalami kerusakan :

1. Overheat pada Komponen CPU

Penyebab pertama pasti juga dari kerusakan pada motherboard adalah karena dengan terjadinya overheat alias dengan panas yang terlalu berlebihan pada beberapa komponen di CPU anda. Beberapa juga dengan kompoenen CPU yang akan sering mengalami dengan pansa berlebih biasanya juga adalah processor, hardisk, RAM, VGA Card, komponen juga tersebut akan dapat menyebabkan kerusakan pada motherboard apabila tidak segera diatasi permasalahan overheatnya.

Mengatasi Overheat

Untuk dapat bisa dilakukan mengatasi masalah overheat yang akan bisa didapat dengan merusak dengan motherboard, maka ada juga dengan beberapa cara yang bisa dengan kamu lakukan untuk mencegah terjadinya overheat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa di dapat yang anda lakukan dengan untuk bisa mencegah overheat :

  • Gunakan extra fan atau kipas tambahan
  • Selalu gunakan aplikasi seperlunya, jangan kebanyakan
  • Sesuaikan aplikasi yang anda jalankan dengan spesifikasi komputer anda
  • Maksimalkan ruang pembuangan udara panas komputer.

Maka bisa juga dengan dijamin komputer dan juga laptop kamu akan tidak bisa mengalami dengan overheat, dan akan juga bisa terhindar dengan kondisi dari kerusakan pada motherboard.

2. IC komponen Terbakar

IC juga merupakan salah satu dengan kontroler yang akan dapat menjalankan dengan fungsi dari komponen CPU. Gangguannya akan pada IC berpotensi merusak dengan motherboard, terutama apabila IC mengalami dengan korsleting dan akhirnya terbakar.

Menjaga IC Agar Tidak Terbakar

Agar IC komponen tidak terbakar, maka hal yang akan harus kita lakukan adalah dengan mengurangi panas

berlebih, seperti yang sudah dijelaskan dengan sebelumnya. Overheating juga bisa akan menyebabkan IC

anda menjadi terbakar dan juga akan dengan mengalami gangguan, sehingga akan bisa mendapat dengan menyebabkan motherboard menjadi akan mengalami kerusakan.

3. Tegangan dan Suplai Listrik Tidak Stabil

Penyebab kerusakan pada motherboard yang bisa berikutnya terjadi dengan karena adanya tegangan dan juga suplai listrik yang bisa tidak stabil. Tegangan serta akan suplai listrik yang tidak stabil ini dapat juga menyebabkan dengan motherboard tidak bisa memperoleh suplai listrik secara optimal, dan tidak akan dapat menjalankan dengan sistem komputer dengan baik. Hal ini  juga kemudian akan dapat menyebabkan dengan motherboard dengan mengalami yang kerusakan, dan bisa yang terbakar, apabila dengan suplai dan tegangan listrik yang terlalu besar.

Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?

Ada dua alasan yang bisa menyebabkan dengan motherboard yang megnalami kerusakan akibat suplai listrik. Berikut ini juga adalah kedua alasan penyebab kerusakan motherboard akibat suplai listrik :

  • Power supply yang memiliki kualitas buruk, atau sudah megnalami kerusakan.
  • Tegangan listrik rumah (AC) yang sering naik turun dan tidak stabil.

Bagi pengguna laptop, baterai laptop berkualitas KW dapat menyebabkan suplai listrik yang kurang stabil, dan berpotensi juga merusak motherboard.

Mengatasi Suplai Tegangan Listrik

Untuk mengatasi permasalahan ini, kamu bisa menggunakan volt stabilizer, agar tegangan listrik menjadi stabil dan tidak berubah — ubah, serta menggunakan power supply yang berkualitas baik. Bagi kamu pengguna laptop, anda bisa membeli baterai original, yang dapat mencegah terjadinya gangguan suplai listrik.

4. Overclocking CPU, Processor dan Komponen Lainnya

Penyebab motherboard rusak berikutnya adalah fa ktor overclocking, atau penambahan kecepatan dari komponen-komponen CPU, seperti processor, VGA dan juga RAM. Overclocking biasa digunakan oleh para teknisi komputer untuk mempercepat kinerja komputer atau laptop mereka.

Overclocking juga mampu meningkatkan performa secara instan, namun juga akan mendapat menyebabkan meningkatnya suhu di dalam laptop dan juga komputer sehingga berpotensi terjadi overheating.

Daripada menggunakan overclocking, kamu bisa menggunakan beberapa fitur dan software tambahan, yang lumayan membantu, seperti :

  • Game booster
  • Cache Cleaner
  • Upgrade pada komponen CPU anda

Menjaga Komponen Motherboard Agar Tidak Rusak

Maka anda juga harus mampu untuk menjaga kondisi komputer kamu, agar motherboard, dan juga perangkat lainnya tidak akan mengalami kerusakan. berikut ini untuk menjaga agar motherboard tidak mengalami kerusakan:

  • Selalu menjaga suhu komputer agar tidak overheating
  • Jauhkan komponen motherboard dari lokasi berdebu
  • Jangan melemparmotherboard dengan keras
  • Selalu periksa apakah setiap komponen sudah tersambung dengan baik pada socketnya
  • Gunakann volt stabilizer untuk menstabilkan daya listrik dan juga tegangan listrik.

Demikian tips dengan penyebab dari kerusakan yang motherboard dan juga cara mengatasinya, apabila dari motherboard dengn laptop maupun juga komputer dan laptop kamu terlanjur rusak parah, saya sarankan juga untuk segera diganti atau coba konsultasikan ke tempat FEROCIOUS DIGITAL Untuk lokasi service dapat klik disini

 

service laptop Dan membuat WebSite Bisa klik bagian bawah ini:  logo fericy
logo google maps

 

Tips dan trik
[ October 22, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Keunggulan dan Kekurangan SSD dan HDD

Penyimpan internal computer juga yang bisa disebut hardisk pada dasarnya ada jenis yang beragam, mempunyai dua jenis, yaitu HDD dan SSD. 2 jenis penyimpanan computer, ternyata keunggulan, dan kekurangannya masing masing.

Dua komponen penyimpanan tersebut, yang mana jenis penyimpanan yang paling unggul? HDD atau SSD? Berikut ini adalah penjelasannya.

Penyimpanan SSD juga hadirkan teknologi yang akan lebih cepat dibandingkan dengan HDD sendiri. SSD juga di percayai lebih hemat dalah mengkonsumsi daya baterai laptop atau computer.

Dikembangkan HDD membuat memori SSD yang mempunyai fungsi tidak kalah baiknya dari HDD. Meskipun SSD juga nyimpan kekurangannya sendiri, dan harga SSD lebih mahal jika di bandingkan dengan HDD.

Keunggulan dan Kekurangan SSD

Keunggulan SSD

  • Komputer akan hidup lebih cepat.
  • Menyalin dan paste file dengan SSD ternyata hanya membutuhkan waktu singkat 50 persen dari HDD.
  • Hemat Listrik: SSD dan hanya membutuhkan 10 persen daya listrik dari HDD.
  • Komputer tidak akan lambat ketika multitasking dengan memori SSD. Sebab, mesin pembaca SSD lebih cepat dari memori lain.
  • Bobot SSD jauh lebih ringan ketimbang HDD.

Kekurangan SSD

  • Harga mungkin beberapa kali lipat lebih mahal dibanding dengan HDD

 

Sekarang kita beralih ke HDD.

Pengertian HDD – Apa Itu HDD

Hard Disk Drive diperkenalkan oleh perusahaan bernama IBM dalam rangka menyimpanan file di computer, mana akan menggunakan piringan magnetic yang berputar untuk menyimpan data tersebut.

Berjalannya zaman yang juga bertambahya pengguna computer, membuat teknolgi HDD dan berkembang pesat, bahkan yang awalnya hanya menyimpan data, meskipun kehadiran SSD cukup terkenal, namun HDD masih belum tergantikan, Terbukti dengan banyaknya produsen laptop dan computer di dunia yang masih mempercayakan penyimpan data HDD, Hal itu merupakan salah satu keunggulan HDD yang orang lebih banyak milih HDD ketimbang SSD.

Keunggulan dan Kekurangan HDD

Keunggulan HDD

  • Harga HDD ternyata lebih murah dibandingkan dengan SSD.
  • Kapasitas HDD jauh lebih besar dari SSD

 

Kekurangan HDD

  • HDD salah satu komponen yang bergerak, hal ini menyebabkannya sedikit berisik dari pada SSD.
  • HDD lebih cepat rusak. fungsi mekanik yang membuat komponen ini cepat lambat akan rusak.

 

  • Kesimpulan

SSD memang performanya lebih baik dari pada HDD. Tapi Harga juga dikatakan lebih mahal, sedangkan HDD harga yang lebih jauh murah, Namun performa dihadirkan tentunya tidak sebagus SSD.

Dalam halnya memilih HDD atau SSD betulnya balik lagi pada diri kita masing masing. Yaa karena kedua jenis penyimpanan internal mempunyai kekurangan dan kelebihannya masing masing.

Untuk bantuan service laptop klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

 

InformasiService LaptopUncategorized
[ October 19, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Cara install ulang Windows 7 tanpa CD Driver dan tanpa menghilangkan data

Langkah-langkah Instalasi windows 7 menggunakan Flashdisk

Secara umum dan normal penginstalan sistem operasi adalah dengan menggunakan DVD. Pilihan Alternatif instalasi tersebut dapat dilakukan juga dari flashdisk. Ini artinya kita harus mentransfer file instalasi dari DVD windows 7 atau file berbentuk ISO kedalam flashdisk dan membuat pengaturan terlebih dahulu pada flashdisk tersebut agar dapat digunakan dengan benar pada saat booting komputer atau laptop.

Mentransfer file windows 7 dari DVD atau ISO ke dalam Flashdisk tidaklah semudah seperti meng-copy-paste, tetapi ada beberapa metode agar flashdisk dapat digunakan sesuai yang diharapkan. Ikuti langkah-langkah dibawah ini yang secara umum berlaku pada windows 7 Ultimate, Professional, Home Premium, dan edisi lainnya.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal windows 7 menggunakan flashdisk:

  • Siapkan DVD cara install Windows 7 atau File ISO.
  • Siapkan Flashdisk yang memiliki kapasitas minimal 4 GB, rekomendasi 8 GB agar bisa masuk Windows 7 All-in-One.
  • Transfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk dan kemudian Install Windows 7 seperti biasa.

Tips: Jika File berbentuk ISO, maka kita dapat mentransfer ke dalam Flashdisk yang dijelaskan pada metode 1 dibawah ini, tetapi jika berbentuk DVD, maka kita harus merubah DVD tersebut terlebih dahulu menjadi bentuk ISO agar dapat berjalan dengan benar. Tetapi ada juga cara alternatif yang dijelaskan pada metode 2 dibawah ini yang dapat mentransfer DVD Windows ataupun ISO kedalam Flashdisk dan langsung dapat digunakan.

Metode 1

Transfer File ISO Windows 7 ke dalam Flashdisk menggunakan Software Rufus. Namun jika File tersebut masih dalam bentuk DVD, maka harus dirubah kedalam bentuk ISO menggunakan Software seperti BurnAware, ImgBurn, CDBurnerXP, atau software sejenis. ATAU Gunakan Metode 2 di bawah.

Untuk mentransfer file ISO kedalam Flashdisk memakai program Rufus:

  1. Download Rufus, software gratis yang dirancang untuk memformat dan membuat perangkat flashdisk atau kartu memori menjadi bootable. Rufus secara otomatis mengekstrak semua file berbentuk ISO dan mentansfer kedalam Flashdisk sehingga dapat digunakan untuk menginstal Windows 7, 8, 10.
  2. Jalankan program Rufus.
  3. Masukan perangkat Flashdisk ke komputer atau Laptop.
  4. klik Device dan pilih lokasi USB Drive Flashdisk yang akan ditransfer file ISO Windows 7.
  5. Biarkan Partition scheme and target system type, File system, Cluster size, dan New Volume Label, atau kita dapat mengaturnya sesuai kebutuhan.
  6. Dibawah Format Options, terdapat beberapa pilihan pengaturan, tetapi kita dapat membiarkannya secara default.
  7. Pada bagian “Create a bootable disk using” Pilih ISO Image dan kemudian Klik icon CD/DVD untuk memilih File ISO yang telah disiapkan. Ini membutuhkan beberapa saat agar Rufus dapat memeriksa file ISO tersebut.
  8. Klik Start untuk memulai format dan mentransfer semua isi dari file ISO kedalam Flashdisk. Klik OK jika muncul Peringatan atau Warning.
  9. Tunggulah beberapa menit sampai prosesnya selesai sampai muncul notifikasi DONE. Kita dapat menutup program Rufus jika telah selesai dan langsung dapat menggunakan Flashdisk tersebut untuk menginstal Windows7

Untuk melanjutkan instalasi bisa dilihat dilink berikut ini:

  • Cara Install windows 7

Metode 2

Transfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk menggunakan Software WintoFlash.

Untuk mentransfer File DVD Windows 7 atau ISO kedalam Flashdisk memakai program WintoFlash:

  1. Download Wintiflash Versi 1.11.0000 (mendukung Win XP/7/8/8.1/10 – ISO / DVD)
  2. Install Software Wintoflash Hasil Download. Setelah download program selesai, Kemudian bisa langsung dijalankan.
  3. Jalankan Program Wintoflash tanpa koneksi internet agar mempercepat prosesnya.
  4. Transfer Windows 7 ke Flashdisk. Pada tampilan “Welcome” Klik Next.
    Persetujaun Klik “I Accept”, kemudian Klik Next.
    Pada “Key File”, Pilih “Free License” dan Klik Next.
    Klik Next kembali sampai “Finished” dan tampilan ke Menu Awal.
  5. Klik Menu Tab “More singleboot”.
  6. Pada “Windows setup file path”, Pilih Drive Sumber Instalasi dari DVD Windows ATAU lokasi file ISO, Posisinya ini bisa dimana saja. Jika memakai file ISO, maka klik juga “Use my ISO, RAR, ARJ, ZIP, 7z, CAB, DMG image or archive”.

Catatan: Posisi DVD Windows bisa di drive mana saja, biasanya drive E, kebetulan punya saya di drive (G:).

Pada bagian “USB drive”, Pilih Target Drive Flashdisk. Ini bisanya otomatis kalo sudah terpasang. Sedangkan Posisi Flashdisk bisa di drive mana saja.

  1. Klik Run, maka proses transfer akan segera dimulai.
  2. Jika muncul “Warning” ditandai segitiga MERAH, maka lanjutkan saja dengan Klik “Continue”.
    Image: format warning
  3. Mulai Proses “Transfer instalasi Windows 7” ke Flashdisk. Tunggulah beberapa menit sampai selesai, biasanya sekitar 10-15 menit, tergantung kecepatan CPU.
  4. Exit dari aplikasi Wintoflash tanpa basa-basi jika sudah selesai.
  5. Flashdisk sudah siap digunakan di komputer atau laptop. HARAP diperhatikan setiap langkah selanjutnya karena ada beberapa perbedaan.Untuk bantuan service laptop atau jasa install windows 7 dapat klik disini

    Untuk lokasi service dapat klik disini

 

Service Laptop
[ October 19, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Cara Install Windows 10 di PC atau Laptop

Cara Install Windows 10 di PC atau Laptop kalian belum pake Windows 10? Mau Install Windows 10 tapi masih bingung? Tenang, daripada beli laptop baru, mendingan simak yuk Cara Install Windows 10. Ternyata nggak sesulit itu, lho!

Nah, kenapa sih musti banget install Windows 10? Windows 10 adalah salah satu sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft. Windows 10 dirilis pada 29 Juli 2015 dengan berbagai keunggulan.

Berbekal dengan fitur modern yang canggih,Windows 10 terbukti mampu menghipnotis penggunananya dengan tampilan yang praktis. Windows 10 juga direkomendasikan bagi para gamers yang ingin merasakan kehebatan dari fitur-fitur Windows 10.

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli laptop atau PC yang baru. Berikut Fericy.com hadirkan cara menginstall Windows 10 sebagai referensi Anda:

Cara Install Windows 10 di PC atau Laptop

Cara booting Windows 10 :

  1. Siapkan DVD atau flashdisk installer Windows 10. Pastikan anda memiliki DVD Installer at instalasi Windows 10 Anda terhubung. Agar Anda dapat menginstal Windows 10, kemudian masukkan DVD atau hubungkan flashdisk installer windows 10 pada PC atau laptop Anda. Jika Anda belum mengunduh installer Windows 10, Anda bisa mengikuti instruksi di: https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10
  2. Buka menu Start. Klik ikon Windows di sudut kiri bawah layar, atau tekan tombol Win.
  3. Klik ikon Power. Kemudian pilih Restart
  4. Tekan dan tahan tombol Del atau F2 untuk masuk ke pengaturan BIOS. Kemudian masukkan key  yang ada pada komputer Anda. Setiap komputer mungkin memiliki key yang berbeda-beda. Anda bisa membaca buku manual komputer untuk mengonfirmasi key BIOS komputer Anda.
  5. Klik ke tab Boot atau Boot Options.
  6. Pilih perangkat yang akan di-boot. Untuk flashdisk, pilih opsi Removable Devices option. Untuk DVD, pilih opsi Drive CD-ROM.
  7. Tekan tombol + / F5 hingga opsi boot Anda muncul, baik opsi untuk Removable Devices atau CD-ROM Drive.
  8. Simpan pengaturan Anda dengan menekan tombol F10 kemudian Enter. Komputer Anda akan menyimpan perubahan dan merestart komputer Anda
  9. Tunggu hinga komputer anda selesai merestart. Setelah itu, komputer Anda siap untuk beralih ke Windows 10.

Cara menginstall Windows 10 :

  1. Klik Next jika ada notifikasi pop-up yang muncul.
  2. Klik Install Now.
  3. Masukkan key Windows 10 Anda, lalu klik Next. Jika Anda tidak memiliki key Windows 10, lalui step ini dan klik Next di sudut kanan bawah layar.
  4. Klik tombol  “Accept” dan klik Next untuk menyetujui ketentuan penggunaan.
  5. Klik Upgrade untuk mempertahankan file, aplikasi, dan pengaturan Anda. Sebaliknya, klik “Custom” untuk memuat ulang dan menginstal Windows 10.
  6. Tunggu proses instalasi. Proses ini bisa mengambil waktu 1 jam bahkan lebih.
  7. Ikuti instruksi Settings di layar komputer Anda. Setelah Windows 10 diinstal pada komputer Anda, Anda akan dapat menyesuaikan pengaturannya (misalnya: Wilayah Anda, bahasa pilihan Anda, pengaturan lokasi, dll.). Setelah Anda menyelesaikan proses ini, Anda akan dibawa ke desktop komputer Anda.

Anda juga dapat mengklik Express Settings untuk mengatur Windows 10 dengan pengaturan yang direkomendasikan.

Untuk bantuan service laptop dapat klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

 

Service Laptop
[ October 18, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Cara Install Microsoft Office 2016 di Windows

Cara Install Microsoft Office 2016 di Windows, Microsoft Office merupakan salah satu software yang saat ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi menguna Windows, baik bagi Pelajar, pekerja kantoran, dan masyarakat umum. Hal ini disebabkan kebutuhan akan sebuah tools yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kantor, tugas sekolah seperti mengetik, pembuatan slide presentasi, dll. Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989 sampai dengan versi terbaru saat ini selalu menghadirkan fitur-fitur menarik yang dapat mempermudah pekerjaan.

Ada banyak sekali varian atau jenis Microsoft Office yang sudah tersedia saat ini, salah satunya adalah Microsoft Office 2016. Microsoft Office 2016 merupakan versi Office yang diperkenalkan pada tahun 2015 untuk menggantikan versi sebelumnya yaitu Microsoft Office 2013. Kehadiran Microsoft Office 2016 tentu saja membawa pengalaman baru bagi pengguna setia pengelolah dokumen buatan perusahaan Microsoft ini.

Untuk memberikan kepuasan lebih kepada pengguna, maka pada peluncuran Microsoft Office 2016 dihadirkan banyak sekali fitur dan tools baru. Semua fitur-fitur baru tersebut tentu saja akan lebih mempermudah anda dalam menyelesaikan dokumen. Meskipun demikian, agar anda dapat menggunakan Office 2016 yang berisi Word, Excel, PowerPoint, dll beserta fitur-fitur unggulannya, maka terlebih dahulu anda harus install di Laptop yang anda gunakan.

Cara Install Microsoft Office 2016 di Windows

Anda hanya dapat menggunakan software Office jika sebelumnya sudah pernah diinstall pada komputer yang digunakan. Oleh karena itu, jika anda tertarik dan berminat untuk menggunakan Microsoft Office 2016, maka anda harus install Microsoft Office 2016 terlebih dahulu. Anda dapat menginstall software ini secara gratis di Windows, baik itu Windows 7, Windows 8, maupun Windows 10.

Proses intall Microsoft Office 2016 bisa berlangsung cukup cepat, dan juga langkah-langkah yang harus dilakukan tidaklah rumit. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk memasang produk Microsoft Office 2016 di komputer kesayangan yang saat ini digunakan.

Langkah 1

Pastikan anda sudah memiliki file master (installer) Microsoft Office 2016 di penyimpanan Laptop anda. Jika anda belum memiliki file installer office 2016, silahkan cari di internet dengan keyword “Download Microsoft Office 2016”. Anda juga bisa langsung download software Microsoft Office 2016 langsung dari server Microsoft

Langkah 2

Jika file master (installer) dalam format .iso sudah tersedia, silahkan mount/buka file installer tersebut menggunakan file explorer jika anda menggunakan Windows 8 atau Windows 10. Jika anda menggunakan Windows 7, maka anda bisa melakukan ekstraksi file installer tersebut menggunakan WinRAR.

Langkah 3

Setelah anda membuka file installer Office 2016, selanjutnya silahkan klik dua kali file setup.exe untuk memulai proses instalasi.

Langkah 4

Pada kotak dialog User Account Control yang muncul silahkan klik yes.

Langkah 5

Maka proses instalasi office 2016 akan berlangsung. Berbeda dengan versi sebelumnya yang membutuhkan banyak konfigurasi, Microsoft Office 2016 akan langsung melakukan proses install setelah setup dijalankan tanpa perlu banyak pengaturan.

Langkah 6

Jika proses instalasi sudah selesai, maka akan muncul jendela yang berisi informasi “You’re all set! Office is installed now”. Hal ini berarti anda sudah berhasil menginstall Microsoft Office 2016 pada komputer yang saat ini digunakan. Selanjutnya silahkan klik close untuk menutup jendela setup office tersebut.

Langkah 7

Microsoft Office 2016 sudah terinstal pada komputer anda, untuk memastikan hal ini silahkan coba buka salah satu produknya seperti Microsoft Word 2016.

Langkah 8

Setelah dibuka Microsoft Office 2016 membutuhkan proses aktivasi, silahkan masukkan product key Microsoft Office 2016 yang anda miliki untuk melakukan proses aktivasi. Jika anda tidak memiliki product key, Microsoft Office 2016 juga dapat diaktivasi menggunakan software aktivator. Salah satu cara yang dapat anda lakukan adalah aktivasi Office 2016 menggunakan KMS. Untuk sementara silahkan klik tanda ‘x’ pada pojok kanan atas untuk menggunakan Microsoft Office 2016 yang sudah dibuka.

Langkah 9

Sekarang Microsoft Office 2016 sudah dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan dan tugas sehari-hari.

Itulah cara install office 2016 yang dapat anda lakukan dengan sangat mudah secara gratis. Cara ini dapat anda lakukan jika menggunakan Windows 7, Windows 8/8.1, maupun Windows 10.

Untuk bantuan service laptop atau jasa install Microsoft 2016 dapat klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

 

InformasiNewsService Laptopupdate
[ October 18, 2020 by Ilham Fahrizal 1 Comment ]

Cara Upgrade HardDrive atau SSD Baru di PC Anda

Cara upgrade hard drive atau ssd adalah salah satu cara termudah untuk meningkatkan PC Anda, apakah Anda mencari lebih banyak penyimpanan atau meningkatkan kecepatan yang disediakan SSD. Inilah cara memilih dan menginstal drive baru Anda.

Langkah Satu: Memilih Drive Baru Anda

 

Memilih drive yang sesuai dengan anggaran Anda dan melakukan apa yang Anda butuhkan adalah langkah pertama. Hari-hari ini, pilihan Anda yang paling penting adalah antara hard drive tradisional atau hard disk solid state (SSD). Tetapi ada beberapa hal lain yang perlu dipikirkan juga.

Haruskah Anda Mendapatkan Drive Biasa, SSD, atau Keduanya?

Inilah pertanyaan untuk ditanyakan pada diri Anda: apakah Anda ingin lebih banyak kecepatan atau penyimpanan lebih banyak?

SSD modern luar biasa, dan merupakan peningkatan yang layak untuk hampir semua sistem. Berpindah dari drive biasa ke SSD meningkatkan kecepatan di sistem Anda. PC Anda akan mulai lebih cepat, memuat aplikasi dan file besar lebih cepat, dan mengurangi waktu muat di sebagian besar game. Masalahnya adalah, setelah Anda melewati ruang penyimpanan terabyte, SSD mulai menjadi sangat mahal.

Bergantian, hard drive konvensional lebih lambat, tetapi menawarkan penyimpanan dalam jumlah besar relatif murah. Anda dapat menemukan drive desktop yang memuat empat terabyte-cukup untuk memenuhi semua tapi penantang media yang paling menuntut-untuk di bawah $ 100 USD.

Anda juga dapat menggabungkan kekuatan SSD dan hard drive. Jika desktop Anda dapat menangani lebih dari satu drive (dan kebanyakan dari mereka dapat), Anda dapat menginstal sistem operasi Anda pada SSD utama untuk akses cepat ke program dan file penting, dan menggunakan drive tradisional berkapasitas besar untuk menyimpan file. Ini menjadikan SSD sebagai upgrade yang sangat menarik jika Anda sudah memiliki hard drive, karena Anda dapat memindahkan sistem operasi ke atas dan “menurunkan” hard drive ke tugas penyimpanan.

 

Jika uang bukan benda – atau jika Anda terbatas pada satu koneksi drive di laptop Anda – Anda dapat menghabiskan cukup banyak untuk mendapatkan SSD multi-terabyte. Tetapi bagi kebanyakan orang, SSD yang lebih kecil dikombinasikan dengan hard drive yang lebih besar adalah kompromi yang hebat.

Ukuran Fisik Apa yang Harus Dilakukan Drive?

 

Hard drive biasanya memiliki dua ukuran: 2,5 “dan 3,5”. Drive 3,5 “juga dikenal sebagai” ukuran penuh “atau” drive desktop. “Hampir setiap PC desktop di luar sana memiliki ruang untuk setidaknya satu (dan kadang-kadang banyak) 3,5” drive. Pengecualian yang mungkin untuk ini adalah PC faktor bentuk super kecil yang hanya dapat menangani drive 2,5 “.

2.5 “drive secara tradisional dimaksudkan untuk laptop, tetapi juga akan cocok baik di PC desktop. Beberapa PC desktop telah dibangun di titik-titik pemasangan untuk 2,5” drive. Jika milik Anda tidak, Anda perlu mounting bracket seperti ini. Perhatikan bahwa ini biasanya diberi label sebagai “mounting bracket SSD.” Ini karena semua SSD dalam bentuk hard drive tradisional adalah 2,5 “drive. Itulah ukuran yang akan Anda gunakan apakah Anda memasangnya di desktop atau laptop.

Dan berbicara tentang SSD, ada satu lagi faktor bentuk untuk dibicarakan: standar M.2. Drive ini benar-benar terlihat lebih mirip dengan tongkat RAM daripada hard drive. Alih-alih menghubungkan ke motherboard Anda melalui kabel SATA seperti drive biasa, drive M.2 dicolokkan ke slot khusus. Jika Anda tertarik dengan drive M.2, Anda harus menentukan apakah PC Anda mendukungnya.

Beberapa laptop, seperti Macbook, menggunakan drive penyimpanan M.2 yang memerlukan instruksi khusus model lanjutan untuk penggantian. Ini sering membatalkan garansi juga.

Koneksi Apa yang Saya Butuhkan?

Semua drive modern 3,5 “dan 2,5” menggunakan koneksi SATA untuk daya dan data.

Jika Anda menginstal drive ke PC desktop, kabel daya SATA adalah kabel 15-pin yang berjalan dari catu daya PC Anda. Jika PC Anda hanya menawarkan kabel Molex 4-pin yang lebih lama, Anda dapat membeli adaptor yang berfungsi dengan baik.

Kabel data SATA mensyaratkan bahwa motherboard Anda mendukung koneksi SATA (semua PC modern lakukan). Anda akan menemukannya dalam konfigurasi yang sedikit berbeda. Beberapa (seperti yang digambarkan di bawah) memiliki steker lurus di salah satu ujungnya dan steker berbentuk L di ujung lainnya. Plug berbentuk L membuatnya lebih mudah untuk masuk ke jack yang lebih dekat ke komponen lain. Beberapa kabel SATA memiliki colokan langsung atau colokan berbentuk L pada kedua ujungnya. Anda harus mendapatkan kabel SATA dengan hard drive Anda, tetapi jika Anda bekerja di ruang yang sangat sempit, ketahuilah bahwa opsi lain ini ada.

Berapa Banyak Penyimpanan yang Saya Butuhkan?

Yang ini mudah: apa pun yang sesuai dengan anggaran Anda.Semakin banyak penyimpanan, semakin banyak uang, apa pun jenis drive yang Anda cari.

Seberapa Cepat Drive Saya Harus Jadi?

Jawaban baku di sini adalah “secepat yang Anda mampu.” Yang mengatakan, jika Anda meng-upgrade dari hard drive ke SSD, Anda akan terpesona oleh peningkatan kecepatan tidak peduli apa pun. Jadi Anda mungkin tidak ingin berbelanja secara royal pada SSD tercepat yang bisa Anda dapatkan. Mendapatkan lebih banyak penyimpanan pada SSD akan lebih penting bagi kebanyakan orang daripada mendapatkan lebih banyak kecepatan.

Jika Anda membeli drive biasa, kecepatan umumnya dinyatakan dalam RPM-revolusi per menit dari piringan-piringan data pemintalan. 5400 RPM adalah kecepatan khas untuk drive murah (terutama di 2,5 “form factor), dengan 7200 RPM drive juga menjadi sangat umum. Beberapa hard drive berkinerja tinggi ditawarkan pada 10.000 RPM, tetapi ini sebagian besar telah digantikan oleh SSD lebih cepat.

Langkah Kedua: Putuskan Apakah akan Mentransfer Sistem

Operasi Anda atau Lakukan Instalasi Bersih

 

Anda telah membeli drive baru Anda, dan Anda siap untuk menginstalnya. Langkah selanjutnya adalah memutuskan apakah Anda ingin mentransfer sistem operasi Anda ke drive baru atau hanya melakukan instalasi bersih dan mulai segar. Ada pro dan kontra untuk masing-masing.

Mentransfer Sistem Operasi Anda

Mentransfer sistem operasi Anda (dan semua data dan aplikasi yang diinstal) berarti Anda tidak perlu khawatir tentang menginstal ulang Windows, mengaturnya seperti yang Anda inginkan lagi, dan kemudian menginstal ulang setiap aplikasi Anda. Kekurangannya adalah prosesnya sangat lambat dan membosankan.

Jika Anda meningkatkan hanya dari satu drive ke yang lain (bukan hanya menginstal drive tambahan di desktop), Anda mungkin ingin mentransfer sistem operasi Anda ke drive baru daripada menginstal segar. Berita buruknya adalah ini adalah proses yang lambat dan membosankan. Kabar baiknya adalah itu tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Sebagian besar drive baru dilengkapi dengan alat untuk mewujudkannya. Dan jika Anda tidak mendapatkan alat gratis, ada cara lain untuk meng-upgrade ke hard drive yang lebih besar tanpa menginstal ulang Windows.

Jika Anda menggunakan laptop, Anda harus menggunakan adaptor atau enclosure SATA berbasis USB sehingga Anda dapat memiliki kedua drive yang terhubung sekaligus. Anda dapat melakukannya dengan desktop, juga, tetapi mungkin lebih mudah hanya menginstal drive baru, melakukan transfer, dan kemudian memutuskan apakah akan meninggalkan drive lama di tempat untuk penyimpanan tambahan atau menghapusnya.

Melakukan Instalasi yang Bersih

Ada juga keuntungan untuk hanya melakukan instalasi bersih dari sistem operasi Anda pada drive baru Anda. Yang besar adalah Anda bisa mulai segar. Tidak ada instalasi program lama yang berkeliaran; ini adalah salinan baru dari OS Anda tanpa kekacauan. Anda bisa mengaturnya seperti yang Anda inginkan, dan hanya menginstal apa yang Anda inginkan.

Kelemahannya, tentu saja, Anda harus melakukan semua itu. Meskipun biasanya berjalan lebih cepat daripada mentransfer OS Anda ke drive baru, melakukan instalasi bersih berarti Anda harus menginstal ulang aplikasi dan game yang Anda inginkan, dan mengembalikan file pribadi Anda dari cadangan (atau menyalinnya dari drive baru). Anda juga harus memastikan Anda memiliki akses ke aplikasi Anda untuk penginstalan ulang. Jika Anda menginstalnya dari DVD atau mengunduh file instalasi, Anda harus menemukannya bersama dengan kunci aktivasi yang diperlukan.

Langkah Tiga: Instal Drive Baru Anda

Langkah-langkah untuk menginstal (atau mengganti) drive sedikit berbeda, tergantung pada apakah Anda menginstal drive di laptop atau PC desktop.

Memasang Drive Baru Anda di Laptop

Laptop yang berbeda memiliki metode yang berbeda untuk mengakses kompartemen penyimpanan drive, jika mereka memungkinkan akses yang mudah sama sekali. Beberapa desain kelas bisnis memungkinkan Anda menukar drive dengan melepas satu sekrup, yang lain mungkin perlu Anda benar-benar menghapus bagian bawah mesin atau bahkan mengeluarkan keyboard. Anda biasanya dapat menemukan petunjuk khusus dengan mencari web untuk pabrikan dan model laptop Anda.

Untuk contoh ini, kami menukar drive. Desainnya sudah berumur beberapa tahun sekarang, tetapi cukup kecil sehingga membutuhkan seluruh bagian bawah untuk dihapus, yang cukup umum di antara desain yang memungkinkan upgrade hard drive.

Untuk mengakses drive, saya harus melepas baterai, lalu mengeluarkan delapan sekrup yang berbeda.

Itu melonggarkan pelat badan logam cukup untuk membiarkan saya menariknya dari komputer, Untuk menarik drive itu sendiri keluar, saya perlu melepas sekrup lain, menarik drive sedikit, dan kemudian geser dari koneksi SATA terintegrasi. Untuk model ini, caddy drive hanyalah sepotong tipis aluminium dengan bumper karet. Saya menariknya, dan kemudian meletakkannya di drive baru. Kemudian, saya membalik prosesnya, memasukkan drive baru ke koneksi SATA di laptop, menekan caddy kembali ke frame, dan mengganti panel bodi.

Sekali lagi, proses ini akan bervariasi cukup banyak tergantung pada laptop yang Anda miliki. Jika Anda memerlukan pemecahan langkah demi langkah untuk model Anda, Google adalah teman Anda-Anda biasanya akan menemukan setidaknya beberapa pengguna yang ingin melakukan hal yang sama, dan mungkin artikel atau video jika Anda beruntung.

Memasang Drive Baru Anda di PC Desktop

Proses ini sedikit lebih terlibat daripada di laptop, tetapi kabar baiknya adalah melepaskan casing dan mengakses drive biasanya jauh lebih mudah daripada kebanyakan laptop.

Anda memerlukan obeng standar Philips-head dan kabel SATA. Jika Anda benar-benar mengganti satu drive, Anda dapat menggunakan kabel SATA yang sudah ada. Catu daya Anda mungkin memiliki konektor daya sambungan-banyak SATA gratis yang sering tersedia-tetapi jika tidak, Anda akan memerlukan kabel adaptor. Jika Anda bekerja di area yang sangat rentan terhadap listrik statis, Anda juga ingin menggunakan gelang anti-statis. Jika Anda membangun PC Anda sendiri, sekrup yang diperlukan untuk menginstal drive baru Anda seharusnya datang dengan case-Saya harap Anda menyimpan kotak aksesoris. Jika tidak, Anda perlu mendapatkan beberapa sekrup pengganti. Akhirnya, Anda akan menginginkan mangkuk atau cangkir untuk menahan sekrup.

Matikan perangkat Anda dan lepaskan semua kabel, lalu pindahkan ke area kerja Anda. Ini harus menjadi tempat kering dan sejuk yang mudah diakses, sebaiknya tanpa karpet di bawah Anda. Jika Anda tahu konfigurasi bagian internal komputer Anda, jangan ragu untuk menempatkannya pada sudut yang paling mudah diakses. Jika tidak, biarkan saja – Anda mungkin harus melepas beberapa panel untuk instalasi penuh.

Lepaskan panel akses dari sisi primer casing-itu yang ada di sebelah kiri Anda jika Anda melihat komputer Anda dari depan. Kebanyakan desain mengharuskan Anda melepas dua atau tiga sekrup dari sisi belakang sebelum meluncur atau berayun keluar. Sisihkan panel akses. Beberapa desktop mengharuskan Anda mengambil penutup seluruh case daripada hanya panel akses. Jika Anda tidak yakin, cari model atau casing desktop Anda di web. Instruksi harus mudah ditemukan.

Luangkan waktu untuk menyesuaikan diri. Jika Anda sedang bekerja pada desktop konvensional Anda mungkin melihat motherboard, dengan power supply boxy baik di bagian atas atau bagian bawah casing. Anda harus dapat melihat drive atau drive penyimpanan komputer Anda terpasang ke bagian depan casing. Kabel data SATA harus berjalan dari motherboard ke drive. Kabel daya SATA harus dijalankan dari catu daya ke drive.

Catatan: Jika Anda tidak dapat melihat drive 3,5 inci yang lebih besar atau drive 2,5 inci yang lebih kecil, mungkin dipasang di tempat lain. Dalam desain yang lebih baru ini sering berada di belakang motherboard itu sendiri – lepaskan panel akses yang berlawanan untuk memeriksa.

Jika Anda tidak menyimpan drive lama di sistem Anda untuk penyimpanan ekstra, sekarang saatnya untuk mengeluarkannya. Anda juga dapat meninggalkan kabel yang terpasang ke motherboard dan catu daya dan kemudian menghubungkannya ke drive baru setelah menginstalnya.

Pertama, cabut kabel data dan kabel daya dari bagian belakang drive lama. Tidak ada yang terlalu rumit tentang ini: tarik saja. Beberapa kabel memiliki mekanisme penguncian tab kecil yang harus Anda tekan terlebih dahulu.

Jika drive berada di caddy geser, lepaskan (dan catat bahwa beberapa sliding caddie dipasang pada tempatnya). Sekarang, cukup gunakan obeng Anda untuk melepas sekrup dari drive, apakah itu di caddy atau ditempelkan langsung ke casing. Sekrup datang dalam berbagai ukuran dan panjang-beberapa termasuk spacer silikon untuk peredam suara-dan mungkin dipasang ke bagian bawah drive atau samping, tergantung pada desain kasus Anda. Tidak terlalu penting: hapus saja, sisihkan di tempat di mana Anda tidak akan kehilangannya.

 

Untuk bantuan service laptop dapat klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

 

InformasiNewsService Laptopupdate
[ October 17, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Cara Update Windows 10 Terbaru Agar PC Selalu Aman

Update atau memperbarui Windows 10

 

Sistem operasi yang digunakan PC atau laptop merupakan cara yang mudah dan efektif untuk memastikan performa perangkat kalian tetap prima. Jika kalian menggunakan sistem operasi Windows 10, setiap update terbaru pasti membawa sejumlah fitur anyar, memperbaiki bug yang ada dan yang paling penting security patches atau penambal keamanan. Windows 10 sendiri merupakan sistem operasi terbaru garapan Microsoft yang dirilis pada tahun 2015. Saat ini versi terbarunya adalah versi 1903 yang diperkenalkan pada Mei 2019 lalu. Untungnya, Windows memiliki fitur yang bisa mengecek dan menginstal update secara otomatis. Tapi ada kalanya kalian ingin mengecek dan update Windows 10 secara manual, misalnya ketika ada security patch anyar atau baru saja menghadapi bug.

Berikut cara update Windows 10

secara manual yang bisa kalian coba untuk menjamin sistem operasi kalian selalu up-to-date:

  1. Klik tombol Start atau Windows yang ada di sisi kiri bawah layar.
  2. Buka menu Settings atau pengaturan yang ditandai dengan ikon roda gigi.
  3. Setelah masuk menu Settings, klik opsi Update & Security.
  4. Klik opsi Windows Update yang ada di sidebar sebelah kiri.
  5. Klik Check for Updates, jika perangkat kalian memang menerima update baru, update tersebut akan secara otomatis diunduh.

Setelah update selesai diunduh kalian masih harus me-restart PC atau laptop terlebih dahulu untuk menyelesaikan proses instalasi. Jika sedang tidak sibuk mengerjakan sesuatu, kalian tentu bisa langsung me-restart perangkat saat itu juga.

Tapi proses instalasi ini kadang memakan waktu yang cukup lama. Jika kalian sedang sibuk dan tidak ingin menunda pekerjaan hanya untuk menunggu proses instalasi, kalian bisa menjadwalkan restart agar dilakukan secara otomatis setelah pekerjaan kalian selesai.

 

Berikut cara untuk menjadwalkan instalasi update Windows 10:

1. Dari halaman Windows Updates yang sebelumnya telah dibuka, klik tombol ‘Schedule the Restart yang ada di sebelah tombol ‘Restart Now’.

2. Setelah itu halaman penjadwalan akan terbuka. Klik slider ‘Schedule a time’ hingga indikator berubah warna menjadi baru dan muncul tulisan On.

3. Setelah itu akan ada opsi untuk memilih waktu yang diinginkan untuk menjalankan restart. Pilih tanggal dan jam yang diinginkan dan setelah selesai klik tanda centang di bagian bawah.

Patut diingat cara update Windows 10 manual di atas berlaku untuk semua varian, yaitu Windows 10 Home, Windows 10 Pro 32 dan 64 Bit, Windows 10 Pro Education, Windows 10 Education, dan Windows 10 Enterprise.

 

Untuk bantuan service laptop dapat klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

AplikasiInformasiNewsPanduanService Laptop
[ October 17, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

13 cara Meningkatkan Kecepatan Laptop / Komputer

Pada kesempatan ini akan membahas tentang 13 cara Meningkatkan Kecepatan Laptop Atau Komputer. . Terkadang komputer yang kita miliki tah itu Laptop atau PC Desktop sering sekali mengalami proses yang lambat/lemot. sehingga dapat mengganggu hal yang sedang dikerjakan. banyak penyebab yang mempengaruhi melambatnya kinerja laptop/komputer salah satunya mungkin kebanyakan install program yang berat, game, atau juga karena terjangkit virus. Berikut ini ada tips untuk sobat untuk menangani komputer yang lemot ya dengan kata lain meningkatkan kinerja komputer:

 

13 Cara Meningkatkan Kecepatan Laptop Atau Komputer.

 

  • Uninstall program yang tidak dipakai

Meskipun tidak dijalankan, program yang jarang atau tidak pernah digunakan bisa ikut mempengaruhi kinerja komputer. Terutama program yang menyimpan seting-setingnya di registry. Mengapa ? karena setiap kali komputer dijalankan, registry windows akan di load di memory, sehingga semakin besar ukurannya, memori yang digunakan akan semakin besar pula.

 

  • Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan Windows

Hal ini bisa di cek dengan program seperti autoruns. Biasanya ada beberapa program yang selalu berjalan yang sebenarnya tidak begitu penting atau kurang penting.

 

  • Defragment hardisk

Ini bisa dilakukan melalui menu Properties > System Tools > Disk Defragment. Yang tujuannya untuk menata kembali file-file sesuai prioritasnya.

 

  • Mematikan service yang tidak terpakai

Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang komputer. Services merupakan program/library juga yang dijalankan (di load) setiap komputer hidup. Bisa dilihat melalui Control Panel > Administrative Tools > Services. Jika komputer tidak pernah digunakan online (internet), ada beberapa service yang bisa di non aktifkan. Misalnya Windows Time dan beberapa service lainnya ( bisa di cek keterangannya). Tapi hal ini juga perlu berhati-hati, jika salah bisa menyebabkan beberapa fungsi windows tidak berjalan.

 

  • Hindari penggunakan Skin windows

Kadang penggunaan tampilan/skin tambahan windows bisa mempengaruhi kinerja cukup signifikan. Terutama penggunaan software tambahan. Sebaiknya jika ingin tampilan yang berbeda gunakan saja Windows Themes (bawaan windows).

 

  • Matikan beberapa efek Visual Windows

Selain itu beberapa efek windows [xp] yang tidak begitu penting bisa di matikan. Bisa di dilakukan melalui klik kanan di My Computer pilih Properties. Di tab Advanced di bagian Performance klik tombol Settings. Bisa di non aktifkan Visual efek yang tidak begitu penting.

 

  • Batasi tambahan jumlah font

Ini berpengaruh ke aplikasi yang menggunakan Pilihan font seperti Microsoft Office. Dengan banyaknya font tambahan akan mempengaruhi ke memori yang digunakan dan loading akan terasa lebih lambat.

 

  • Hapus icon di desktop yang tidak penting

Sering program yang di install di komputer akan membuat shortcut baru (icon) di desktop. Jika kita jarang menggunakan icon-icon ini, lebih baik di hapus saja, bisa sedikit mengurangi pemakaian memori.

 

  • Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya

Jika komputer terinfeksi virus, sebagian besar kinerjanya akan menurun, bahkan bisa-bisa komputer menjadi sangat lambat. Oleh karena itu sebaiknya selalu dijaga agar komputer bebas virus. kemudian jika komputer sering terkoneksi ke Internet, maka sebaiknya sekitar sebulan sekali komputer di scan dari spyware, mallware dan sejenisnya.

 

  • Gunakan alternatif software yang lebih ringan

Beberapa software kandang hanya digunakan untuk beberapa hal yang sederhana. Misalnya menggunakan ACDSee hanya untuk melihat-lihat gambar atau foto saja. Jika hanya ingin melihatl lihat gambar dengan format standard, maka bisa menggunakan Fasilitas bawaan windows, karena ACDSee cukup berat terutama versi-versi terbaru

 

  • Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.

Jika kita kesulitan dengan optimalisasi sistem manual dan ingin cara mudah, maka kita bisa menggunakan program-program TuneUp, Defragment registry, dan sejenisnya.

 

  • Upgrade hardware

Jika memiliki dana tambahan dan spesifikasi komputer masih pas-pasan maka bisa di upgrade hardwarenya seperti Memory, CPU atau VGA. Yang paling berpengaruh biasanya Memory dan CPU.

 

  • Install Ulang

Kadang sistem yang sangat lama dan penuh dengan program yang banyak tidak/jarang terpakai, meski sudah di optimalisasi masih saja lambat. Jika seperti itu, mungkin install ulang adalah solusi yang terbaik, karena biasanya dengan system yang lebih “fresh” kinerja bisa maksimal.

Jika ada penambahan tentang cara meningkatkan kinerja laptop silahkan tinggalkan komentar anda di bawah ini, akan segera mengupdate dari hasil penambahan anda. semoga dengan artikel yg sederhana ini dapat menambah wawasan bagi kita semua.

 

Untuk bantuan service laptop dapat klik disini

Untuk lokasi service dapat klik disini

HackingInformasiInvestmentNewsPanduanService LaptopTips dan trikupdate
[ October 16, 2020 by Ilham Fahrizal 0 Comments ]

Pentingnya Maintenance Hardware dan software

Apa itu Maintenance ?

Pentingnya Maintenance Hardware dan software
Maintenance yaitu adalah pemeliharaan, disini saya akan menjelaskan lagi Pengertian, Tujuan dan fungsi dari Maintenance And Repair
Maintenance adalah pemeliharaan dari suatu komponen komponen komputer

Pentingnya Maintenance Hardware dan software

 

Tujuan Maintenance ?

  1. Tujuan Maintenance adalah untuk mencegah adanya Error pada komponen komponen Komputer
  2. Memperpanjang masa aktif dari hardware maupun software
  3. Menekan angka kerusakan fatal pada hardware
  4. Mengganti komponen yang sudah memang rusak dan tidak bisa di perbaiki

Berapa lama waktu maintenance ?

Waktu dari Maintenance tidak bisa di prediksi
faktor ke 1 bisa saja singkat jika PC rutin menjalankan maintenance tiap bulannya untuk perawatan, Dan bisa saja sangat lama jika PC jarang di adakan Maintenance,
dan yang ke 2 faktor dari lamanya Maintenance adalah kemampuan seorang ahli IT yang melakukan Maintenance pada PC tersebut jika sudah memang benar benar Ahli ya bisa saja singkat dalam melakukan maintenance server dan jika masih amatir atau baru pertama kali memang sedikit lama memakan waktu Maintenance
jadi Maintenance itu waktunya tidak bisa di prediksi, dan memang maintenance itu tidak semudah yang kita kira.

Maintenance & Repair PC terbagi menjadi 2 jenis yaitu Melalui hardware dan software
Melalui hardware yaitu Maintenance yang kita lakukan secara langsung dengan membersihkan perangkat keras komputer tersebut
Melalui software yaitu Maintenance yang kita lakukan dengan menggunakan pihak ke 3 yaitu software

 

Waktu yang pas untuk Maintenance PC ?

Waktu yang pas untuk Maintenance PC adalah saat kita sudah merasakan ada yang aneh pada komponen yang sudah kita pakai entah itu sudah tidak enak di pakai entah itu menjadi lemot ketika di pakai dan waktu ke 2  yang pas untuk Maintenance PC adalah saat kita sudah mengalami Troubleshooting pada komponen yang kita pakai
sedangkan untuk perawatan rutin adalah minimal 1 bulan sekali dan tidak boleh melakukan Maintenance PC secara sering malah itu yang menyebabkan kerusakan pada komponen komputer

 

Maintenance Melalui Hardware :

1. Bersihkan Kompenen dengan menggunakan Kuas dan Compressor
Sebernarnya ini adalah merupakan fungsi dari Cassing PC yang berfungsi melindungi komputer dari debu,Air Dll ,Tapi kenapa masih ada debu ?
hal ini memberitahukan pada kita meskipun sudah memakai cassing yang bagus sekalipun Bukan berarti komponen komponen aman dari debu
Yang paling banyak debu pada komponen yaitu pada heatsink komputer
Mengapa banyak debu pada heatsink ?
Debu pada heatsink bukan karena kenapa, fungsi heatsink adalah menstabilkan suhu dari processor, sedangkan dalam heatsink ada sebuah fan
cara kerja fan pada heatsink adalah mengalirkan udara ke heatsink dan heatsink pun akan mengalirkannya kepada processor
sebagaimana kita tahu fan mengalirkan udara yang bisa saja tercampur debu, maka dari itu debu akan menempel pada heatsink

2. Bagaimana cara membersihkan heatsink dan fan dari debu ?
yang ke 1 adalah dengan menggunakan compressor
yaitu dengan membersihkannya di ruang terbuka
yang ke 2 menggunakan kuas
menggunakan kuas memang bagus tetapi kurang maksimal jika kuas yang anda pakai sudah terkena debu
Pasang UPS atau Stabilizer

Untuk melindungi komputer agar tidak mati secara mendadak pada saat listrik padam maka penggunaan UPS sangat di butuhkan
sehingga anda dapat mengoperasikan komputer walaupun listrik mati

3. Sirkulasi udara yang maksimal pada CPU

Sirkulasi udara berfungsi agar komponen di dalamnya stabil dengan panas maupun dingin tidak boleh terlalu panas dan tidak boleh terlalu dingin jika terlalu panas maka komponen akan terasa lelet jika dipakai dan memperpendek umur dari komponen komponen hardware

4. Menyesuaikan tegangan listrik

Listrik sangatlah penting pada komputer, tegangan komputer harus di sesuaikan dengan WATT listrik yang berada di rumah anda
jika pas pasan komputer maka akan bisa mati mendadak dan jika berkelanjutan maka akan menyebabkan kerusakan

 

Melalui Software

  1. Gunakan Operating system (sistem operasi yang cocok untuk kegiatan)
    gunakan sistem operasi yang 100% support pada hardware kalian masing masing
  2. Backup selalu data pentingBackup memang sesutu yang harus di lakukan agar jika data penting di curi oleh seseorang setidaknya kita masih dapat mengakses data tersebut lewat Backup yang berada di dalam PC
  3. Instalasi Antivirus dan memakai Windows firewall Antivirus memang sudah tidak asing lagi di dunia Komputer, hampir setiap komputer atau laptop memiliki antivirus, meskipun ada juga yang tidak memiliki antivirus, dengan ini komputer server harus memiliki antivirus untuk mencegah ancaman virus dari system yang berada ketika kita download sesuatu atau mengcopy data dari PC kita ke komputer lain agar tidak terkena virus dari komputer lain
  4. install aplikasi yang di butuhkan saja untuk membuat PC bekerja maksimal dan cepat maka saya sarankan hanya menginstall aplikasi yang di butuhkan saja sehingga tidak memboroskan resource memori dan pemakaian processor terbilang enteng
  5. Defragment minimal 1 bulan sekali Mendefragment sangatlah penting agar fie file komputer dapat tersusun kembali dengan rapih jika anda melakukan defragmen secara rutin maka akan terasa kecepatan dari harddisk sebelumnya akan meningkat
  6. Cleanup PC secara berkala Cleanup berfungsi untuk membersihkan file file yang tidak terpakai atau sudah usang yang pantas untuk di delete dari system komputer Cleanup PC bisa di lakukan menggunakan CleanMaster atau yang lainnya, saran saya adalah menggunakan clean master, karena clean master merupakan software yang sangat bagus, dengan software ini anda tidak usah ribet pergi ke history browser dan membuka recyle bin

 

× Hubungi Kami